Mau Jadi Guru? Induksi Dulu! (2)


Sumber Radar Banjarmasin- Minggu,28 September 2014 hal.11

Oleh Rudiansyah

Proses Program Induksi Guru Pemula berlangsung selama 1 (satu) tahun, dan dapat diberikan perpanjangan satu tahun berikutnya jika belum memenuhi penilaian minimal “baik”. Kemungkinan terburuk pada program ini adalah jika setelah masa perpanjangan 1 (satu) tahun tersebut tidak mendapatkan nilai minimal “baik”, maka CPNS/PNS mutasi jabatan tidak berhak mendapat jabatan fungsional guru, meskipun masih memiliki kesempatan mendapatkan sertifikat PIGP melalui penilaian kinerja dengan nilai minimal “baik” pada tahun ketiga sejak ditugaskan. Sedangkan bagi calon guru tetap bukan PNS di sekolah swasta, jika pada masa perpanjangan tidak memiliki nilai minimal “baik”, maka ia tidak dapat ditetapkan sebagai guru tetap pada sekolah tersebut. Selama proses PIGP, guru pemula yang mengampu mata pelajaran/guru kelas hanya mendapatkan porsi 12-18 jam pembelajaran, sedangkan untuk guru bimbingan konseling mendapatkan porsi bimbingan 75-100 peserta didik. Program Induksi Guru Pemula (PIGP) dalam 1 (satu) masa proses terdiri dari:

  1. Persiapan

Tahapan ini dilakukan pada bulan ke-1 sejak ditetapkan menjadi guru di unit kerjanya. Pada tahapan ini kepala sekolah melakukan analisis kebutuhan, penyusunan pedoman PIGP, dan menunjuk guru pembimbing yang kompeten. Sedangkan guru pemula sudah mulai mempelajari dunia kerja pada unit kerjanya melalui proses pengenalan lingkungan sekolah dan pendampingan.

  1. Pelaksanaan

Tahapan pelaksanaan dilakukan pada bulan ke-2 hingga bulan ke-9. Pada tahapan ini guru pemula mendapatkan bimbingan yang intensif dari guru pembimbing dalam prinsip kesejawatan. Pembimbingan ini berpijak dari evaluasi diri guru pemula terkait kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Pada tahap pelaksanaan dilakukan obeservasi pembelajaran dan penilaian kepribadian serta sosial minimal 1 (satu) bulan sekali. Untuk observasi pembelajaran dapat dilakukan penilaian kinerja guru yang memaktub kompetensi pedagogik dan profesional, namun setiap penilaian hanya fokus pada maksimal 5 sub-kompetensi saja sesuai dengan kesepakatan antara guru pemula dan guru pembimbing. Sedangkan, bimbingan dan penilaian oleh guru pembimbing juga dilakukan pada sudut pandang kompetensi kepribadian dan sosial. Pada setiap penilaian dan pembimbingan ini dilakukan refleksi sebagai masukan dan perbaikan untuk penilaian dan pembimbingan tahap selanjutnya. lanjutkan

Lomba Lukis Potret Tokoh Banjarbaru


Potret tokoh yang akan dilukis (Dr.Murjani, Brigjend (Purn) H. Hasan Basry, Andres Willem Vanderpijl, H.Idah) Sumber :Banjarbaru Dalam Lensa

Potret tokoh yang akan dilukis (Dr.Murjani, Brigjend (Purn) H. Hasan Basry, Andres Willem Vanderpijl, H.Idak) Sumber :Banjarbaru Dalam Lensa

Download Selebaran Lomba

lanjutkan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 412 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: