Perbedaan Kata Depan dan Imbuhan

Ilustrasi

Kata depan atau sering disebut preposisi merupakan kata yang merangkaikan kata dengan kata lain dalam kalimat, contohnya di, ke, pada, dari, kepada. Kata depan di dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar memiliki porsi tertentu bahkan pada tahun 2011 mendapatkan porsi tersendiri di dalam Standar Kelulusan. Namun, di dalam pemahaman anak kata depan di dan ke agak sulit dibedakan dengan imbuhan awalan (prefiks) di- dan ke-.
Untuk itu perlu kita kenali lebih dalam dan kita akan analisa perbedaan dari preposisi ke,di dan prefiks dari ke- dan di-. Berikut penjelasannya:

  1. Kata depan di dan ke penulisannya terpisah seperti “di rumah” atau “ke sekolah” sedangkan imbuhan penulisannya digabung seperti “diajari” atau” kebersihan”. Kesimpulannya penulisan kata depan dipisah dan penulisan imbuhan digabung.
  2. Kecenderungan kata yang dihubungkan oleh kata depan  merupakan kata benda. Kata benda adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian, contoh “di badan”, “ke mesjid”.  Berbeda dengan kata depan imbuhan di- memberikan imbuhan kepada kata dasar yang cenderung merupakan kata kerja/ kata sifat. Kata kerja adalah kata yang menyatakan perbuatan atau gerak benda,contoh imbuhan di- pada kata kerja  “dipukuli.Kata sifat atau keadaan adalah kata yang menerangkan sifat atau keadaan suatu benda. Contoh di- pada kata sifat adalah dimusnahkan.Sedangkan imbuhan ke- memberikan imbuhan kepada kata sifat/keadaan. contoh “kepandaian”. Kesimpulan kata depan menghubungkan kata dengan kata benda sedangkan imbuhan memberi imbuhan pada kata  sifat/kerja.
  3. Perbedaan yang ketiga adalah pada kata depan di dan ke menghubungkan kata yang merupakan kata benda dan cenderung tidak memiliki imbuhan akhiran (sufiks), contoh ke pasar. di taman. Pada kata imbuhan ke- dan di- merupakan imbuhan dari kata dasar yang memiliki akhiran, seperti imbuhan ke- cenderrung memiliki pasangan akhiran -an, contoh kebenaran. Sedangkan imbuhan di- memiliki pasangan akhiran -i dan -kan, contoh dibekali dan diabadikan.Kesimpulan kata depan menghubungkan dengan kata benda tanpa imbuhan dan imbuhan memberi imbuhan pada kata dasar yang mempunyai akhiran (sufiks)pula.

Dari ketiga perbedaan ini, tentu memperjelas dan membuka pemahaman kita tentang perbedaan kata depan ke dan di dengan imbuhan di- dan ke-. Semoga kebingungan yang biasanya dialami siswa dalam membedakan kata depan dan imbuhan tadi dapat disanggah oleh tulisan ini. Semoga berguna.

About these ads

About Rudiansyah

Seorang guru sekolah dasar yang berusaha membingkai kata dalam bahasa dan menyingkap tabir makna yang tersurat pada alam maya

Posted on 26 September 2011, in Pendidikan. Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Rossa Rinda Putri 5

    Terima kasih atas pembelajarannya karena hal ini sering membingungkan bagi saya dan teman-teman.

  2. pa ulun sudah ketemu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 413 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: