Nasionalisme Melalui Upacara Bendera

Garuda di dadaku

Pada saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah tentang Pendidikan Karakter Bangsa di sekolah-sekolah. Pemerintah tampaknya ingin mengangkat “batang terendam” yang selama ini terabaikan karena sistem reformasi di segala bidang. Pada delapan belas aspek pedoman karakter bangsa di sekolah, terdapat semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Realisasi aspek tersebut adalah melalui nasionalisme. Nasionalisme memang bersifat fluktuatif, Rasa kebangsaan saat ini menurun, hal ini dapat diukur melalui tingkat ketidakpercayaan  masyarakat terhadap negara yang dijalankan oleh pemerintah. Segala sikap apatis masyarakat merupakan bentuk kekecewaan terhadap proses birokrasi pemerintah yang dianggap merugikan masyarakat. Namun jika hal ini terus dipelihara maka Negara Indonesia yang kita cintai ini akan berada di ujung tanduk.

Bentuk nasionalisme melalui sepak bola

Untuk itu rasa nasionalisme sangat dibutuhkan dalam keadaan saat ini. Penanaman nasionalisme pada “tunas-tunas bangsa” sangat membantu kelangsungan negara ke depan. Nasionalisme sebenarnya tidak dapat diukur secara rasional, namun lebih mengedepankan faktor emosional. Emosional yang dimaksud adalah perasaan yang sangat peka terhadap prestise, serta rasa memiliki Negara Indonesia. Perasaan ini sebenarnya selalu ada di hati bangsa Indonesia. Rasa nasionalisme ini dapat dilihat dari rasa kecintaan mendalam terhadap perwakilan bangsa Indonesia yang berkompetensi dalam segala bidang. Hal yang sangat terlihat adalah dalam bidang olah raga. Tidak dapat dipungkiri dalam bidang olah raga, rasa prestise bangsa selalu muncul dalam bentuk dukungan terhadap atlit. Hal ini dapat terlihat ketika bangsa Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap atlit nasional yang berlaga di bidang sepak bola atau pun bulu tangkis. Perasaan dukungan yang tertanam berupa empati mendalam terhadap atlit nasional inilah yang harus dipupuk. Di balik semua itu terselip rasa nasionalisme yang tinggi jika timnya kalah atau pun menang.

Prosesi pengibaran bendera

Melatih kedisiplinan melalui baris-berbaris

Melatih kemandirian dengan menjadi petugas upacara

Upacara merupakan ritual penghormatan terhadap negara dan pahlawan

Ikutilah upacara bendera dengan sungguh-sungguh

Hal lainnya yang juga memupuk rasa nasionalisme bangsa adalah upacara bendera. Upacara bendera yang dilaksanakan setiap hari Senin di sekolah-sekolah, bukan hanya sekedar “ceremonial” atau ritual belaka. Di balik semua itu, tertanam rasa nasionalisme secara tersirat, sebagai contoh dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menjadi lagu kebangsaan. Lagu kebangsaan ini memberikan spirit yang tinggi, bahkan dapat meneteskan air mata jika dihayati mendalam. Upacara juga merupakan renungan mendalam terhadap perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Siswa saat ini terlalu jauh untuk berkelana ke masa lalu untuk melihat bentuk realistis pengorbanan para pahlawan, Oleh sebab itu, upacara merupakan ritual perenungan terhadap jasa para pahlawan dan bentuk penghargaan setinggi-tingginya terhadap pengorbanannya. Sangat naif jika kita tidak bisa meluangkan waktu sekitar 1 jam untuk melakukan upacara, sementara para pahlawan berkorban dan berjuang beberapa tahun untuk meraih kemerdekaan dengan segala pengorbanannya, baik material, keluarga bahkan nyawa, dengan harapan anak cucunya sejahtera dan bermartabat tanpa pengaruh bangsa asing. Selayaknya siswa dapat merenungkan hal tersebut, dan menghargai prosesi upacara bendera dalam bentuk kesadaran disiplin serta mengikuti upacara secara sungguh-sungguh. Semoga tulisan ini dapat menggugah rasa nasionalisme kalian, wahai penerus bangsa.

About these ads

About Rudiansyah

Seorang guru sekolah dasar yang berusaha membingkai kata dalam bahasa dan menyingkap tabir makna yang tersurat pada alam maya

Posted on 19 Maret 2012, in Opini, Pendidikan, SDN Banjarbaru Utara 4 (GS). Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Bangsa yg besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya. Upacara Bendera merupakn salah satu momentum mengingat kembali sejarah kemerdekaan bangsa. semoga Upacara Bendera tdk hnya kegiatan rutin semata dan tanpa makna ketika dlaksanakan setiap pagi dihari senin, tetapi sebaliknya upacara bendera hrs dilksanakan dgn penuh khidmat selain sbg rasa syukur, dharapkan pula mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, Nasionalisme, Patriotisme dan berjiwa pemimpin kpda anak-anak didik kita sebagai generasi penerus dan pengisi kemerdekaan.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 421 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: