Jenis-jenis Kalimat

Kalimat merupakan gabungan dari beberapa kata yang memiliki makna. Kalimat memegang peranan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, selain huruf, suku kata, kata dan frase. Bagian dari sistem linguistik ini perlu dipahami lebih dalam agar dapat membantu dalam pembelajaran.Pada konsepnya kalimat memiliki berbagai jenis. Berikut jenis-jenis kalimat:

1. Kalimat berita

Kalimat berita merupakan kalimat yag memberikan atau memaparkan sebuah kejadian/ peristiwa.

Contoh: Hampir saja dia tadi terjatuh.

2. Kalimat tanya

Kalimat tanya marupakan kalimat yang mengandung makna sebuah pertanyaan.

Contoh: Di mana kamu tinggal?

3. Kalimat tanya tak bertanya

Kalimat tanya tak bertanya merupakan kalimat tanya yang sebenarnya mengandung sebuah makna pernyataan dan tidak memrlukan jawaban.

Contoh: siapa yang tidak susah jika memiliki adik sepertimu.

4. Kalimat perintah

Kalimat perintah merupakan kalimat yang mengandung makna meminta/ memerintah seseorang untuk melakukansesuatu.

Contoh: Buang sampah itu!

5. Kalimat ajakan

Kalimat ajakan merupakan kalimat sebagai perluasan makna dari kalimat perintah dan erat hubungannya dengan orang kedua.

Contoh: Aku minta kamu untuk bersabar.

6. Kalimat permintaan

Kalimat permintaan merupakan kalimat ajakan yang diperhalus dengan menggunakan kata mohon, harap.

Contoh: Ku mohon kamu untuk tetap berada di sini.

7. Kalimat perjanjian

Kalimat perjanjian merupakan kalimat yang mengandung makna persyaratan.

Contoh; Lakukan semuanya jika sudah selesai!

8. Kalimat pasif

Kalimat pasif merupakan kalimat yang subjeknya setelah predikat.

Contoh: Jambu dilempar Tono.

9. Kalimat aktif

Kalimat aktif merupakan kalimat yang mengandung makna subjek melakukan predikat. Umumnya subjek berada di depan predikat.

Kalimat aktif terdiri dari dua:

a. Kalimat aktif transitif adalah kalimat aktif yang memiliki objek

Contoh: Roby bermain bola.

b. Kalimat aktif intransitif adalah kalimat aktif yang tidak memiliki objek.

Contoh : Roni berenang.

10. Kalimat verbal

Kalimat verbal merupakan kalimat yang predikatnya bukan kata benda.

Contoh: Rina berjalan jauh.

11. Kalimat nominal

Kalimat nominal merupakan kalimat yang predikatnya berupa kata benda

Contoh: Itu meja guru.

12. Kalimat pengharapan

Kalimat pengharapan merupakan kalimat mengandung makna pengharapan.

Contoh: Mudah-mudahan kamu cepat sembuh.

13. Kalimat pengandaian

Kalimat pengandaian merupakan kalimat yang mengandung makna pengandaian.

Contoh: Seandainya saja aku tidak datang terlambat.

14. Kalimat beralah

Kalimat beralah merupakan kalimat yang dua keadaan yang berbeda dalam satu konteks.

Contoh: Walau pun ia seorang juara, namun ia tidak sombong.

15. Kalimat langsung

Kalimat langsung merupakan kalimat yang diucapkan.

Contoh: Ibu berkata:”Besok saya akan pergi”

16. Kalimat tak langsung

Kalimat tak langsung merupakan kalimat yang tidak menggunakan tanda petik dalam penulisannya dan bukan diucapkan secara langsung.

Contoh: Ali berjanjin kepada ibunya bahwa ia tidak mengulangi perbuatan itu lagi.

17. Kalimat inti (sederhana)

Kalimat sederhana merupakan kalimat yang hanya terdiri dari inti subjek dan inti predikat.

Contoh: Irwan menangis.

18. Kalimat luas

Kalimat luass merupakan kalimat yang terdiri dari kalimat inti dan diperluas dengan keterangan (tambahan).

Contoh: Rina menangis dengan tersedu-sedu.

19. Kalimat tunggal.

Kalimat tunggal merupakan yang hanya terdiri dari satu subjek dan satu predikat.

Contoh: Ibu memasak

20. Kalimat majemuk

Kalimat majemuk merupakan kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih.

Kalimat majemuk terdiri dari:

a. Kalimat majemuk setara

Kalimat majemuk setara merupakan kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih yang setara.

Contoh: Risman bermain dan Iwan belajar.

b. Kalimat majemuk bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat merupakan kalimat majemuk yang terdiri dari dua klausa atau lebih, namun salah satu klausa bertindak sebagai induk kalimat, dan yang lainnya sebagai anak kalimat.

Contoh: Irwan tidak dapat hadir ke sekolah karena sakit perut.

About these ads

About Rudiansyah

Seorang guru sekolah dasar yang berusaha membingkai kata dalam bahasa dan menyingkap tabir makna yang tersurat pada alam maya

Posted on 20 Juni 2012, in Kelas IV Semester 1, Kelas IV Semester 2, Kelas V Semester 1, Kelas V Semester 2, Kelas VI Semester 1, Kelas VI Semester 2, Pendidikan. Bookmark the permalink. 18 Komentar.

  1. Kalimat
    Kau adalah kata, makna yang selalu ku tapsir
    mengartikanmu adalah keindahan yang ingin segera kuraih
    Kau adalah kata, kumpulan huruf yang selalu ingin kubaca
    membacamu adalah letupan semangat yang terus kupelihara
    Kau adalaha kata, perekat huruf demi huruf ku yang indah hari ini

  2. Sangat membantu :)

  3. mas materi mengenai kalimat perintah, kalimat berita, dan kalimat tanya masuk kelas berapa? dan semester berapa? terima kasih

  4. DINDA PERMATA PUTRI

    belum kelas 1

  5. mas punya referensi ebook penjelasan kalimat tanya menurut buku SD nggak? saya sedang membuat skripsi mengenai kalimat bahasa indonesia, namun tdak menemukan pengertian kalimat tanya menurut buku SD.
    terima kasih :D

  6. sangat baik dalam memaparkan penjelasan dan simpel,…sangat7x membantu sekali.

  7. nice sharing sob, thanks

  8. terimakasih pak sangat membantu utk bibi saya. semoga diberkahi ilmu dan amalnya pak baik yang lalu, yang sekarang dan yang akan datang

  9. Kalimat fakta, kalimat yang berisi fakta.
    Kalimat opini, kalimat yang berisi opini.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 422 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: