Tadarus Puisi dan Silaturrahmi Sastra ke-9 Tahun 2012

30 Tahun Ariffin Noor Hasby Berkarya, Berjuang Dalam Keterbatasan

Pada hari Sabtu, tanggal 28 Juli 2012 dilaksanakan acara ritual sastra di Kota Banjarbaru yaitu Tadarus Puisi dan Silaturrahmi Sastra ke-9.Acara mengambil tempat di Taman Air Mancur seperti tahun-tahun sebelumnya, bahkan sejak pertama kali acara ini dilaksanakan. Acara ini sendiri dimulai setelah sholat taraweh mulai pukul 09.15 wita.Acara tadarus dan silaturahmi sastra tahun ini mengangkat tajuk “30 Tahun Ariffin Noor Hasby Berkarya, Berjuang  Dalam Keterbatasan

KAlam Ilahi

Laporan Panitia Pelaksana Ibu Rita Purnama Sari

Walikota Banjarbaru, Ketua Dewan Kesenian Kota Banjarbaru, Kepala Disbudparpora dan undangan

Acara dibuka oleh Walikota Banjarbaru Bapak Drs.H. Ruzaidin Noor, M.AP. Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan seni khususnya sastra dan beliau berharap kegiatan lain yaitu Aruh Sastra berikutnya setelah Kota Banjarmasin yang melaksanakan pada tahun 2012 ini, maka Kota Banjarbaru bersedia bertindak sebagai tuan rumah. Walikota juga menyampaikan tentang tergugahnya sebuah apresiasi dan semangatnya terhadap sastra karena membaca tulisan di surat kabar nasional dari salah seorang sastrawan senior Kota Banjarbaru yang menulis ribuan buku dan juga sebagai blogger tertua serta menginspirasi sastra bagai para sestrawan Kota Banjarbaru termasuk Bapak Ariffin Noor Hasby, yaitu Bapak Arsyad Indradi.

Sambutan Walikota Banjarbaru

Pada acara ini juga dilakukan peluncuran buku dari Bapak Ariffin Noor Hasby yang berjudul “Kota Bersiul”. Selain itu juga diumumkan hasil lomba baca puisi tingkat pelajar yang sebelumnya telah dilaksanakan pada siang harinya. Secara pribadi, penulis bersuka cita karena siswa penulis yang selama 5 hari dibimbing berhasil meraih juara kedua pada tingkat sekolah dasar yang bernama Adi Susetyo H.P, meskipun rekannya M Nur Abdi tidak seberuntung dirinya. Pada malam hari ini juga diberikan tali asih kepada Bapak Ariffin Noor Hasby, Ibu Dra. Hj. Nanie Retno Nurwardayaningsih dan Bapak Ali Syamsudin Arsi.

Undangan dari berbagai tempat dan kalangan

Acara tahun ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Kesenian Kota Banjarbaru, Bapak Drs.H. Ogi Fajar Nuzuli, M.Pd, M.AP. Beliau juga menyampaikan sambutan yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini. Karena pada acara ini selain dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru dalam hal ini Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga bekerjasama dengan Dewan Kesenian Kota Banjarbaru juga didukung oleh pihak swasta dan penyumbang.

Sang Inspirator Ariffin Noor Hasby bahkan Walikota Banjarbaru

Pada lomba baca puisi diberikan hadiah hiburan oleh PT. Sumber Cahaya Citra Utama, Kaos Haliling, Rumah Cerdas Banjarbaru, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca, Bapak Sainul Hermawan, Bapak Ali Syamsudin Arsi, Bapak M. Nahdiansyah Abdi, dan Bapak Iberamsyah Barbary. Berbagai bentuk hadiah hiburan menambah semarak pada lomba baca puisi dalam rangkaian tadarus puisi dan silaturrahmi sastra ini berupa bingkisan, dana, barang, buku, voucher diskon, dan berbagai hadiah lainnya. Hal ini  menunjukkan betapa partisipasi dari berbagai stake holder sangat berharga dan memberikan kesan mendalam dalam hal gotong royong.

Pembawa Acara (kayaknya kenal)

Pihak lainnya yang juga mendukung pada acara ini adalah para seniman, sastrawan, pelaku dan penikmat seni yang telah hadir bahkan meluangkan waktu untuk tampil pada pentas tadarus. Para penampil berasal dari berbagai kabupaten dan kota bahkan dari propinsi Kalimantan Tengah. Para penampil dan yang hadir di acara tersebut berasal dari Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kota Palangkaraya dan tentunya oleh tuan rumah Kota Banjarbaru. Tentunya apresiasi penuh sangat pantas diungkapkan kepada mereka yang memiliki dedikasi dan komitmennya terhadap kegiatan sastra, khususnya tadarus puisi dan silaturrahmi sastra ke-9 ini. Acara sendiri berakhir hingga pukul 02.00 dini  hari dan dilanjutkan dengan sahur bersama.

Tujuan esensial acara ini merupakan wujud apresiasi sastra kepada sastrawan Kalimantan Selatan yang mendedikasikan dirinya. Hal utama lainnya pada pelaksanaan tadarus puisi adalah sebuah ritual dalam berekspresi dan saling bersosialisasi serta bersilaturrahmi dalam hangatnya persaudaraan. Salam sastra.

Narsis

Ada lagi, hehehe

Berikut salah satu penampilan musikalisasi puisi oleh Ketampus

About these ads

About Rudiansyah

Seorang guru sekolah dasar yang berusaha membingkai kata dalam bahasa dan menyingkap tabir makna yang tersurat pada alam maya

Posted on 29 Juli 2012, in Berita, Dewan Kesenian, Pendidikan, Sastra, Seni. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 413 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: