Mamanda Dewan Kesenian Kota Banjarbaru Membius Warga Jambi

IMG01457-20121201-1906

JAMBI- Tim Mamanda Dewan Kesenian Kota Banjarbaru akhirnya berangkat ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kuala Tungkal Propinsi Jambi. Dibawah komando Ketua Harian Dewan Kesenian Kota Banjarbaru sekaligus sutradara “Gelegar Perang Banjar” yang akan dimainkan Bapak Drs. Sirajul Huda serta didampingi Wakil Ketua II Drs. Yani Makkie. Tim berangkat pada tanggal 29 Nopember 2012 pukul 11.00 Wita dari Bandara Syamsuddin Noor Kalimantan Selatan untuk bertolak ke Jambi, namun sebelumnya transit di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

munch_2012_11_29_232706

Pukul 18.30 WIB, tim mamanda Dewan Kesenian Kota Banjarbaru tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, setelah berangkat pada pukul 16.30 WIB dari Bandara Soekarno Hatta. Rombongan disambut hangat oleh warga Banjar yang berada di sana, dipimpin oleh Ketua Kerukunan Keluarga Bubuhan Kalimantan Selatan Bapak.H.M Hatta Ariffin, SE. Sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke Kota Kuala Tungkal, rombongan dijamu oleh Bapak Hatta di kediaman beliau. Pada pukul 20.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kota Kuala Tungkal untuk mengisi acara sekaligus menghibur warga Kuala Tungkal pada saat Kongres Budaya Banjar ke-3.

Pada pukul 23.00 WIB, akhirnya rombongan tiba di Kota Kuala Tungkal dan diarahkan ke kediaman Bapak H. Wahab Sidiq di Komplek Manunggal Satu. Bapak H. Wahab Sidiq merupakan salah satu tokoh di Kuala Tungkal dan beliau sekeluarga menyambut hangat dan ramah rombongan di kediaman beliau sebagai tempat bermalam rombongan selama beberapa hari.

Kongres Budaya Banjar ke-3 dibuka pada hari Jumat tanggal 30 Nopmber 2012 pukul 16.30 WIB di tempat terbuka yang dikenal dengan gedung runtuh. Pembukaan kongres berlangsung meriah dengan berbagai pengisi acara. Pada malam harinya, dilaksanakan pementasan madihin yang dibawakan oleh John Tralala bersama Hendra anaknya serta penampilan lagu-lagu banjar. Penonton tampak meriah menyaksikan acara pada malam hari tersebut.

Pada malam kedua Sabtu, 1 Desember 2012 akhirnya tiba penampilan tim mamanda Dewan Kesenian Kota Banjarbaru untuk menghibur dan mengisi acara. Berada di panggung gedung runtuh, tim mamanda Dewan Kesenian Kota Banjarbaru menampilkan mamanda dengan tajuk “Gelegar Perang Banjar” dibawah sutradara Drs. Sirajul Huda. Warga Kuala Tungkal tampak sangat antusias dan memenuhi area lapangan bahkan hingga menutupi jalan di samping area gedung runtuh. Dimulai dengan baladun oleh tiga pemain yang berkaca mata hitam membuka rasa penasaran warga yang haus akan penampilan teater tradisional khas Kalimantan Selatan. Tim mamanda mulai membius hampir ribuan warga Kuala Tungkal yang hadir di sana ketika aparat kerajaan memasuki balai persidangan. Riuh tawa warga tampak menghiasi penampilan babak setiap babak yang ditampilkan oleh tim mamanda Dewan Kesenian Kota Banjarbaru. Klimaks penampilan menghibur tampak nyata pada bagian akhir yang merupakan babak perkelahian antara aparat Kerajaan melawan tentara Belanda yang dihiasi oleh penampilan kocak dan menghibur. Tampak warga Kuala Tungkal sangat antusias dan tidak bergeser dari tempat untuk menyaksikan hingga akhir penampilan meskipun waktu menunjukkan pukul 11.30 WIB. Warga akhirnya pulang secara teratur  satu persatu setelah penampilan mamanda Dewan Kesenian Kota Banjarbaru, meskipun sebenarnya masih ada sebuah penampilan wayang banjar.

Tim mamanda Dewan Kesenian Kota Banjarbaru kembali ke Kota Idaman Banjarbaru pada esok harinya tanggal 2 Desember 2012. Sejak pukul 04.00 WIB, rombongan berangkat dari kediaman H.Wahab Sidiq dan menuju Bandara Sultan Thaha, Jambi. Pukul 11.00 WIB, rombongan berangkat dari Bandara Sultan Thaha, Jambi menuju Bandara Soekarno Hatta , Jakarta. Setelah beristirahat sejenak di Bandara Soekarno Hatta dari pukul 12.30 WIB hingga 17.30 WIB, rombongan akhirnya menuju ke Bandara Syamsuddin Noor. Tiba pada pukul 20.30 Wita di Bandara Syamsuddin Noor, rombongan akhirnya kembali ke kota asalnya, Kota Banjarbaru.

Akhirnya, Dewan Kesenian Kota Banjarbaru sangat bangga dan senang telah menghibur warga Banjar di Kuala Tungkal. Semoga penampilan ini mengobati rindu saudara-saudara yang berada di Jambi terhadap kesenian dan budaya khas Kalimantan Selatan. Kami Dewan Kesenian Kota Banjarbaru juga mengucapkan terima kasih atas sambutan dan pelayanan warga Jambi umumnya serta warga Banjar Kuala Tungkal khususnya, terlebih kepada Bapak H. Wahab Sidiq dan panitia Kongres Budaya Banjar ke-3.

Galeri

About these ads

About Rudiansyah

Seorang guru sekolah dasar yang berusaha membingkai kata dalam bahasa dan menyingkap tabir makna yang tersurat pada alam maya

Posted on 3 Desember 2012, in Berita, Dewan Kesenian, Drama, Pendidikan, Seni and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 405 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: