Puisi Karya Guru Bahasa Indonesia SD/MI se-Kota Banjarbaru (1)

Puisi karya guru bahasa Indonesia SD/MI se-Kota Banjarbaru dengan metode sumbang kata pada pelatihan guru bahasa Indonesia di Aula Dinas Pendidikan Banjarbaru tanggal 19, 20 dan 21 Nopember 2012 dengan fasiliitator: Ridho Amalia, M.Pd, Dwi Ambar Ningsih, S.Ag, dan Rudiansyah, S.Pd.SD

1. Lasmina (SDN Guntung Payung 3)

Air

Hembusan angin bertiup

Menyentuh ranting dan pohon

Bunga plastik seakan bersuara’kerikil memanggil mendung

Pasir batu dan dahan

Rindu air

Parit ingin mengalirkan sampah

Agar badannya bersih dari kotoran

2. Titik Prihatin, S.Pd.SD ( SDN Palam 2)

Bunda

Bunga yang mekar di antara belukar

Pada himpitan batang lapuk tak berharga

Mendung menggelayut di dada

Menutup sinar mentari yang merona

Jarum-jarum kerikil menutup langkahku

Suara rintihan pilu mendesak kalbu

Rinduku padamu tak terbendung

Oh….

Bunda

Noda tak terhitung jemariku

Bersihkan jiwa yang kotor oleh nafsu

Karismamu melekat urat nadi

3. Fakhrina Khairati (SDN Sungai Tiung 1)

Sepenggal Kisah di Siang Hari

Sinar matahari terang

Panas rintihan suara

Pemancar rindu ilalang

Hembusan angin pohon mengantuk

Batang lapuk air kenyang

Kerikil dan bunga tertawa

Berharap senja segera datang

Bertemu kembali di pulau kapuk

4. Kustianingsih, S.Pd (SDN Landasan Ulin Timur 2)

Ranting

Ranting-ranting yang lemah

Bergelayut malas oleh semilir angin

Membawa angan  yang tak tertahan

Rintihan kantuk mendera hebat

Hembusan angin tercium berat

Teralis rindu mengoyak kalbu

Mendung mengiringi menari sunyi

Awan rindu bernada rindu

5. M. Syaifullah (SDN LUB)

Mobil

Kau seperti kotak yang berkarisma

Suaramu bagai rintihan udara hembusanmu cerah bagaikan roti

Jalanmu halus seperti pasar

Kadang warnamu merah putih

Pintumu rapat seperti disegel

Kamu beriringan banyak bagai padi

Bentukmu bagaikan kotak amplop

6. Norginawati (SDN Banjarbaru Kota 5)

Matahari

Matahari

Sinarmu yang terang

Membuat pohon dan bungaku cerah

Dahan dan ranting

Menari tertiup angin

Rasa rindupun datang

Mengingatkan aku

Akan suaramu….

7. Noor  Ain ( SD IT Robbani)

Matre

Di sana…

Ada sebatang lapuk diterpa angin

Bunda menatapku dengan tatapan yang bersih

Kerikil-kerikil melahirkan rintihan

Aku merasa hadirku adalah noda

Aku bukanlah manusia, melainkan boneka plastik

Sepeda kaca, gerobak rindu

Suara-suara kotor

Meneriakkan “amplop”!!

8. Surati (SDN Banjarbaru Utara 2)

Kerinduan

Kudengar suara

Hembusan padang ilalang

Memperdengarkan bisikan

Rindu…

Rinduku pada bunda

Rinduku pada karismamu

Oh….bunda kini kau

Bagaikan batang lapuk rapuh

Bunda bangkitlah

Bangkit menjadi teralis

Bangkit menjadi pohon rindang

Dari awan

Yang selalu memayungiku

9. Dra.Pamudji Tjatur Hidajati (SDN Loktabat 4)

Daun Bersinar

Angin senja

Ilalang-ilalang mengantuk

Mendung…mendung…mendung

Pagar berdiri

Kerikil-kerikil berjajar bebatuan

Matahari memanas

Rintihan daun bersuara

Panas membatu

Kini tiada

Cantik udara

Segar daunku

10. Anisah, S.Pd ( SDN Sungai Besar 6)

Angin

Semilir nagin berhembus

Mata mengantuk seperti terbius

Ranting-ranting pohon bergoyang

Terdengar rintihan daun ilalang

Awan berjalan terbawa angin

Di sana sini sampah bertebaran

Matahari bersinar dengan teriknya

Jalan, aspal dan batu jadi saksinya.

Tulisan lainnya:

About these ads

About Rudiansyah

Seorang guru sekolah dasar yang berusaha membingkai kata dalam bahasa dan menyingkap tabir makna yang tersurat pada alam maya

Posted on 7 Desember 2012, in Berita, Kelas IV Semester 1, Kelas V Semester 1, Kelas VI Semester 1, Pendidikan, Sastra, Seni and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Sepertinya pada sedih semua ini guru2nya, hihihi. Salam kenal untuk pak Rudiansyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 411 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: