BIMA Satria Garuda dari Indonesia

Sumber kapanlai.com

Sumber kapanlagi.com

Masih ingat dengan Ksatria Baja Hitam? Ya, pada tahun 1990-an kita teringat pada tokoh tokusatsu Ksatria Baja Hitam (Kamen Rader Black) yang menjadi ikon yang sangat disukai oleh anak-anak pada masa itu. Tokusastsu berasal dari kata tokushu satsuei yang berarti spesial efek/special effeck. Di dalam penampilannya menggunakan spesial efek yang modern pada masanya, hingga saat ini tokoh tokusatsu masih juga menggunakan spesial efek yang menjadi daya tarik penampilannya.

Sumber facebook

Sumber facebook

BIMA Satria Garuda merupakan sebuah serial yang menggunakan teknologi/spesial efek yang tinggi yang diadaptasi dari tokoh rekaan dari Indonesia. Pada serial yang direncanakan sebanyak 26 episode ini, menggunakan teknologi spesial efek tinggi karena bekerja sama dengan negeri Ksatria Baja Hitam berasal. Gambar yang dihasilkan juga tidak seperti sinetron/ serial lokal biasanya, tetapi memiliki kehalusan kerja yang tinggi seperti live action super hero program. Serial ini dimainkan oleh Christian Loho sang bintang L-Men yang berperan sebagai Ray Bramasakti yang dapat merubah diri menjadi sang pahlawan super yaitu BIMA. Aktris wanitanya diperankan oleh Stella Cornelia JKT48 yang berperan sebagai Rena Iskandar dan sebagai tokoh antagonis diperankan oleh aktor watak Sutan Simatupang yang berperan sebagai Rasputin yang ingin menguasai bumi. Pemain lainnya adalah Rayhan Febrian sang bintang L-Men 2012 yang berperan sebagai Randy Iskandar dan Adhitya Alkatiri  sebagai Mikhail.

Serial BIMA berkisah tentang dunia paralel, sebuah dunia dalam kegelapan abadi tanpa matahari, air, oksigen, dan elemen sumber kehidupan. Dunia tersebut dikuasai VUDO, organisasi hitam pimpinan Rasputin yang jahat. VUDO ingin merampas kekayaan alam di Bumi demi keberlangsungan dunia mereka. Ray, seorang pemuda Bumi, terpilih menjadi pahlawan untuk melindungi Bumi dari serangan VUDO.

Meskipun kualitas gambar layaknya Kamen Rider Jepang, namun lokasi syuting masih berada di Jakarta. Memang, kita masih ingat bahwa serial Ksatria Baja Hitam dulu sempat mendapatkan kritikan karena menampilkan adegan kekerasan yang tidak pantas ditirukan oleh anak-anak, namun hal ini patut diapresiasi karena merupakan sebuah terobosan dari  tayangan yang berkualitas internasional dari segi estetis seni sinematografi. Bandai sebagai pembuat mainan dari tokoh tokusatsu dunia seperti gundam, kamen rider, dan power rangers sudah memproduksi action figur dan beberapa peralatan mainan yang berbau BIMA Satria Garuda.

Semoga tayangan yang akan ditayangkan mulai tanggal 30 Juni 2013 di RCTI ini akan memberikan warna baru pada tontonan Indonesia sebagai wujud apresiasi karya anak bangsa, namun bagi anak-anak harus terus diawasi dan diberikan bimbingan serta pemahaman pada saat menonton serial tersebut. Maju Indonesia!

Ingin lihat cuplikannya? Lihat di bawah ini!

Sumber video: youtube official RCTI

Sumber tulisan: antaranews.com, dan kapanlagi.com

About these ads

About Rudiansyah

Seorang guru sekolah dasar yang berusaha membingkai kata dalam bahasa dan menyingkap tabir makna yang tersurat pada alam maya

Posted on 8 Mei 2013, in Berita, Seni and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 412 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: