Izinkanlah Kugugat Kepalsuan Itu


Ingin kulewati malam itu

malam bisu penuh kepalsuan

Ingin kubungkuskan kekecewaan itu

Yang kutitipkan pada harapan

Yang menggantung pada lazuardi malam

Loyalitas kemunafikan tampak sendu

mengitari pekatnya nepotisme hitam di atas kertas

Hanya ikhlasnya ucapan yang menemaniku

sebagai mahkota semu kehormatannya

Tak perlu bintang jasa yang kaku tiap sudutnya

Tak perlu pula bisingnya kata lidah kelu

yang menggaungkan riya hati

Aku pun hanya diam dalam bungkamnya amarah

Kepalan pun takkan mengubah caranya bernyanyi

Agar kau tahu

Ku tak ingin semua itu

Hanya kepak sayap kita untuk terbang yang kuingin

Bukan gila hormat keangkuhan

Hanya keadilan saja yang kuingin

Agar kuyakin bahwa keadilan benar ada di sini

atau ku kan mengadu pada-Nya.

Dalam kesunyian malam, Mei 2016

Karya Rudiansyah

Tulisan lainnya:

Meremas Bumi Demi Setetes Nila


Lintasan bumi yang terluka

Diperas menetaskan

bongkahan emas hitam dan cairan surga

meniti benang keadilan Ilahi

menjebak pada kiamat kini

Lihatlah dikala air dingin mengalirkan racunnya

Membunuh regenerasi insan ulah kakeknya

Tak lama burung tiung pun pergi meludah padanya

Ia tertawa menang dalam tangisan hati

Doktrin keserakahan berjibaku dengan asap-asap kepedihan luka

Terdiam diri pada gersangnya tanah warisan Ilahi

Asbah menerima warisan derita untuknya

Kekayaan semu untuk hari ini

Birokrasi hati tak cukup beropini untuk pergi

Ketika bumi menangis tersedu meratapi bongkahan terjal organnya

Alveolusnya pun terluka akibat ulah manusia

Dalam heningnya sayap-sayap malam

Sesungguhnya Ar-Rum telah berkata

Maka nyata atas-Nya dan bahwa benar adanya

Tak akan bisa kuhindari luka ini dengan isapan maya

Semua terasa dalam sayatan sembilu alunan kemunafikan

Semua terasa beku dalam syahdu kekayaan

Semua terasa bias dalam rintihan bingkaian kejayaan

Semua terasa……

Hingga saatnya.

 

Banjarbaru,10 Juni 2012

Karya Rudiansyah

Tulisan lainnya:

 

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 623 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: